Article
Posted: 2010-08-20
Selama Januari hingga Juni 2010, ada 34 kali ledakan gas, terutama tabung berukuran 3 kg.
Polda Metro Jaya mendata ada 34 kali ledakan yang disebabkan oleh tabung gas khususnya tabung gas 3 kilogram, selama Januari hingga Juni 2010.
Akibat ledakan tersebut ada tujuh orang meninggal dunia serta 51 orang luka-luka.
Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol, Boy Rafli kebakaran yang disebabkan ledakan gas 25 persen dari jumlah kebakaran yang ada di Jakarta.
"Kami mencatat ada 128 kasus kebakaran, dan seperempatnya karena ledakan gas," jelasnya. Rafli meminta masyarakat agar lebih waspada akan kebocoran gas, terutama jelang bulan puasa.
"Potensi kebakaran akibat ledakan gas di bulan puasa ditenggarai akan meningkat, pasalnya saat itu terutama ketika sahur, banyak warga yang memasak," jelasnya.
Diharapkan, warga bisa mendeteksi awal terjadinya kebocoran gas elpiji terutama tabung 3 kg.
Polda Mencatat ada tiga kasus ledakan cukup parah yaitu pada 17 April sekitar jam 09.00 WIB kebakaran yang disebabkab oleh ledakan gas terjadi kebakaran di Jalan Sukamulia II RT 02/01 No 62 Kelurahan Harapan Mulia Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.
Selanjutnya pada 18 Juni dua orang pedagang pecel ayam tewas karena luka bakar setelah gas yang dibuat memasak bocor dan meledak. Selain menewaskan dua orang, ledakan itu juga menghancurkan tiga petak kontrakan.
Ledakan juga terjadi pada 26 Juli, menyebabkan 10 orang luka bakar.Terakhir ledakan terjadi di sebuah rumah Ujung Menteng Rt. 11/03 No. 22, Cakung, Jakarta Timur, Rabu lalu 29 Juli 2010.
Kejadian bermula, saat Sumiyati, 40 tahun, pembantu rumah tangga, hendak memasak makanan untuk syukuran “ruwahan” menjelang Ramadhan. Begitu menyalakan kompor gas, tiba-tiba api menyala dari selang. Api langsung membakar rambut, dan merambat ke seluruh badan hingga kaki korban.
Sementara pembantu lainnya bernama Neli Kurniati, 21 tahun dan Leni Marlina, 27 tahun, pemilik rumah, yang berusaha menolong Sumiyati juga mengalami nasib nahas, api merambat sebagian tangan dan kaki Lenny dan Neli.
Sumber : VIVAnews







