Article
Posted: 2010-01-20
Browser besutan Google yang dijuluki Google Chrome kini telah hadir dalam versi beta untuk Mac dengan tampilan minimalis. Tak hanya itu, ternyata kecepatannya juga mengesankan. Itulah kesan pertama yang MWI dapatkan saat mencoba browser open source berbasis Chromium ini.
Meskipun versi Mac kali ini belum mendukung extensions yang disediakan Google, namun ia telah mendukung themes yang dapat Anda unduh untuk mengubah tampilannya sesuai selera.
Adapun kemampuan Chromium sebagai dapur pacu Google Chrome tak jauh beda dengan Safari, mengingat Chromium sempat menggunakan engine Webkit seperti yang digunakan Safari. Ia mampu merender halaman CSS3 dan HTML5 serta embedded video dengan cepat.
Dan menariknya, Google mengklaim bahwa browser ini memproses setiap halaman dengan sendirinya. Artinya, apabila salah satu tab mengalami crash maka tab lainnya tetap berjalan lancar. Fitur ini akan sangat membantu apabila Anda kerap melakukan transaksi via Internet dan juga kegiatan lain yang membutuhkan kinerja browser yang stabil.
Versi beta ini Google Chrome membutuhkan persyaratan minimum Mac OS X 10.5 Leopard dengan prosesor Intel. Sayang sekali Anda yang menggunakan PowerPC belum dapat menikmati laju browser terbaru dari search engine raksasa dunia.
Ketika Google mengumumkan akan merilis Chrome untuk Mac beberapa bulan lalu, tampak sebuah fitur bernama Bookmark Sync yang bertugas menyelaraskan bookmark antar browser. Namun sayang sekali pada versi beta kali ini fitur tersebut belum tersedia.
Saat MWI mencoba untuk membuka situs Facebook dan bermain game Farmville, ataupun menonton video Youtube, semua berjalan lancar. Tak ada perubahan beban pada sistem secara drastis. Dan selama pengujian, browser Chrome ini tidak mengalami crash.



